Mecah Durian

September 17, 2007

Summer Tour 2007 Vacation To Indonesia (Part 2)

kubah_emas.jpgUdara panas dan jalanan yang macet seolah telah menjadi bagian dari kota Jakarta yang kini aku rasakan. Hari-hari pertamaku memang lebih banyak aku habiskan bersama keluarga, mulai dari makan, jalan-jalan dan belanja kami selalu bersama. Yach… wajar mungkin karena aku anak satu-satunya. Hehehe.

Mulai dari makanan, semenjak aku datang, pertama kali makanan kesukaanku yang aku santap adalah bakso gembira khas kota apel, Malang yang dijual di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Bakso urat ini menjadi kesuakaanku lantaran baksonya terasa banget. Ulet, kenyal dan …. Pokoknya hemmmm. Tak puas dengan bakso, malam berikutnya aku makan sate di langgananku. Yaitu dikawasan Klender Lama, Jakarta Timur. Meski bukan restoran mewah atau bertaraf, warung ini hampir tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan kalau melihat tempatnya hanya beratapkan terpal tapi yang datang merasakan hidangan malam ini sering juga orang papan atas, sebab sering aku tidak bisa parkir didepan warung tersebut. Salah satu yang membuat sate ditempat ini menjadi favoritku lantaran satenya yang empuk, bumbunya yang terasa banget apalagi kalau dimakan dengan nasi goring…. Hemmmm puas deh pokoknya. Terahir Durian, nah ini yang sempat membikin heboh teman-teman lantaran aku suka nulis status di Y!Mku “mecah durian” sehingga buat temen-temen yang berada di luar Indonesia terutama di belahan Amerika dan di Jazirah Arab khususnya Cairo banyak yang ngiri… “hiks, muup ya…” Tapi atas durian ini aku kurang beruntung, sebab setelah makan durian ini tiba-tiba aku sakit yang menajdikan aku hampir saja membatalkan kepergianku ke Kediri, Jawa Timur. Anyway, aku puas atas semua ini.

Untuk tempat wisata, selama sepekan aku di Jakarta aku lebih banyak menghabiskan waktu dirumah sebab orang tua jarang punya waktu luang selain hari libur namun bukan berarti tidak ada waktu. Hari Sabtu pertamaku, aku diajaknya ke Masjid Kubah Emas dikawasan kota Depok, Jawa Barat. Awalnya adalah rasa penasaran ibuku atas masjid ini yang konon katanya emasnya mencapai 2,7 ton yang langsung didatangkan dari Roma. Meski harus bertanya-tanya dulu, maka setelah dua jam perjalanan, akhirnya sampai pula kami di masjid tersebut. Masjid ini memang sungguh luar biasa, mulai dari kubah utama hingga kubah disetiap tiang hiasa berlapiskan emas. Tak hanya itu, pelipisnya pun semuanya dilapisi emas sehingga wajar kalau dikatakan masjid terindah dan termegah seasia tenggara sebab selain bangunannya yang besar juga kawasannya yang sangat luas sekali yang didesign sebagai taman yang asri dan indah sehingga menjadikan siapa saja betah berada ditempat ini.

pasar-grosir.jpg

Ngomongin belanja, aku sebenarnya suka pergi belanja atau shooping ke mall, pasar ataupun grosiran. Namun aku tidak suka melakukan tawar-nawar harga yang berbelit-belit. Ya.. tentunya semua itu karena ada pengalaman tersendiri sehingga aku lebih memilih barang yang cocok dulu baru dibeli. Tapi yang namanya di mall, mana ada barang yang bisa di tawar sebagai mana saat aku beli sandalku. Tapi beda lagi saat di pasar grosiran, seperti di pasar grosir Jatinegara, Jakarta Timur. Tepatnya hari Selasa aku pergi ke pasar ini, dan dipasar ini kalau tidak bisa menawar, pasti dapetnya harga mahal sebab belinya eceran sebagaimana saat aku mencarikan kain untuk kedua nenekku (nenek dari bapak dan ibu) di Kediri. Namun tidak semuanya, keluargaku punya langganan khusus yang selalu ngasih diskon, yaitu di tokonya Mas Thohir.

Anyway, meski SIM (Surat Izin Mengemudi/driving licency) golongan A (untuk kendaraan pribadi/keluarga) telah habis masa berlakunya, tapi aku tetap mengendarai alias menjadi sopir sejauh aku masih merasa mampu sejak hari pertama aku datang.

2 Responses to “Mecah Durian”

  1. F. Wafie Says:

    Aduh, aku gak bisa berkomentar nih, Boy!
    Tapi yang jelas, aku merasakan emosional yang begitu erat antara teman, sampai pada keluarga. Kalau boleh aku bilang, pengalaman yang romantis…
    Bukankah, kata romantis itu tidak hanya berpangku pada percintaan saja, Boy!
    -met puasa yah-

  2. Your Sister Says:

    Wah judulnya jalan-jalan terusssssss, kemarin waktu aku pulang musim duriannya sudah habis…..sebeeeeeeeelllll bangettttttt padahal pengen durian tuh udah nyampek umbun-umbul hehehhe


Leave a Reply